Rabu, 14 November 2017, PBI UMY mengadakan kuliah tamu sebagai bagian dari mata kuliah Listening and Speaking for Formal Setting. Sebanyak 210 mahasiswa angkatan 2017 yang mengikuti mata kuliah tersebut mengikuti kuliah tamu. Selain itu, sekitar 62 mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) yang mengikuti mata kuliah bahasa Inggris di kampusnya, juga mengikuti materi kuliah tamu melalui fasilitas video-conference, sebagai bagian dari perkuliahan Daring dengan hibah program SPADA 2017. Kuliah tamu merupakan kegiatan pembelajaran di lingkup PBI yang dilaksanakan dengan mendatangkan narasumber yang pengalaman dan keahliannya diperlukan untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan mahasiswa. Narasumber merupakan pakar atau praktisi yang berpengalaman dan ahli dalam bidang yang sesuai dengan mata kuliah di mana kuliah tamu diselenggarakan. Kuliah tamu diselenggarakan maksimal dalam satu kali pertemuan dan maksimal dengan dua narasumber untuk setiap mata kuliah.

Video-Conference Kuliah Tamu di STTA

Narasumber dalam kuliah tamu tersebut adalah Siwi Lungit. Siwi Lungit merupakan salah satu MC berpengalaman yang juga merupakan pembawa acara TVRI Yogyakarta. Pada kuliah tamu yang berlangsung selama dua jam tersebut, sosok yang telah berpengalaman selama 15 tahun dalam bidang MC dan public speaking ini membagikan pengalamannya di bidang MC. Pada kesempatan tersebut, Siwi Lungit menjelaskan mengenai serba serbi menjadi MC di acara formal seperti perbedaan antara MC formal di acara berbahasa Indonesia dan Inggris, bagaimana menyapa audiens terutama dalam konteks MC berbahasa Indonesia, dan kosa kata yang biasa digunakan. Selain itu, narasumber juga menjelaskan mengenai bagaimana menghadapi perbedaan budaya ketika menjadi MC serta bagaimana mengatasi rasa nervous. Dalam kuliah tamu tersebut, beberapa mahasiswa juga praktek singkat menjadi MC serta diberikan feedback setelahnya.

Kuliah Tamu dengan Siwi Lungit.

Riza Hendrawan, mahasiswa PBI angkatan 2017 mengungkapkan bahwa kuliah tamu sangat berkesan untuknya. “Saya belajar banyak mengenai bagaimana menjadi MC yang baik. Jadi, saya akan siap sekiranya kapanpun diminta menjadi MC,” tambahnya. Siwi Lungit, S.Pd., narasumber kuliah tamu, mengungkapkan bahwa harapannya, sharing pengalaman beliau dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang bagaimana menjadi MC yang baik, termasuk bagaimana menyiapkan dan serta apa saja yang perlu dipelajari untuk menjadi MC yang baik. Beliau juga berpesan, “Fear nothing. You can if you think you can. Stay positive.”

(/puput)